Siti Nurhaliza (Datuk) – Wanita
11 November 2008
Aku wanita punya hati nurani
Yang tak dapat dibohongi
Pabila cinta tlah membutakan mata
Dan membuat tuli telinga
Apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini
Cintaku ini anugerah terindah
Dari yang maha kuasa
Cintaku padamu tak pernah berubah
Meskipun kita berbeza
Apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini..
(Korus)
Aku wanita aku kaum hawa
Yang memang rapuh hatinya
Aku wanita aku punya cinta
Selayaknya manusia
(Korus II)
Apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini..
(Ulang Korus I)
(Ulang Korus II)
aaa… Ku wanita
aaa… Ku wanita….
Yang hanya perlu kau fahami
(Ulang Korus) (2x)
Oh apakah salah jika aku menyinta
Apakah salah jika engkau ternyata
Pilihan hati
Belahan jiwaku ini..
Wanita… woohoo..
Ku Wanita… ooo…
Wanita…
Bunga Cinta Lestari – Aku Pasti Datang
11 November 2008
Biar Malam
Yang kan menghapus gundahmu
Nantikan hujan
Dia kan membasuh hampamu
Aku hanyalah
Jiwa usang yang dahaga akan cinta
Maafkan atas jenuh yang mendera sesaat
Chorus:
Aku pasti datang menjemputmu
Tepati janji yang sempat terhenti (Yakinlah)
Aku pasti datang ‘tuk hatimu
Penuhi janji untuk dirimu
Beri ku waktu
Semakin mengenal diriku bila tanpamu
Agar kuyakin
Atas pilihan hatiku adalah kamu
Duta – Cintaku Terakhir
11 November 2008
Setelah lama
Kita berteman
Hatiku ini
Terasa cinta
Kau bagiku
Hanyalah kawan
Tapi diriku
Rasa sesuatu
Malam aku tak lena
Menginginkan dirimu
Sukar untuk ku kata
Yang kaulah di hatiku
Kau cintaku yang terakhir
Mungkin selamanya
Kaulah satu teman hidupku
Akan ku mencintaimu
Malam aku tak lena
Menginginkan dirimu
Sukar untuk ku kata
Yang kaulah di hatiku
Kau cintaku yang terakhir
Mungkin selamanya
Kaulah satu teman hidupku
Akan ku mencintaimu
Kau cintaku yang terakhir
Mungkin selamanya
Kaulah satu teman hidupku
Akan ku mencintaimu
Kau cintaku yang terakhir
Mungkin selamanya
Kaulah satu teman hidupku
Akan ku mencintaimu
Ku mengharap kitakan bersama
Selama-lama teman cinta hatiku
Nidji – Laskar Pelangi
11 November 2008
Mimpi Adalah Kunci
Untuk Kita Menaklukkan Dunia
Berlarilah Tanpa Lelah
Sampai Engkau Meraihnya
Laskar Pelangi
Takkan Terikat Waktu
Bebaskan Mimpimu Di Angkasa
Raih Bintang Di Jiwa
Menarilah Dan Terus Tertawa
Walau Dunia Tak Seindah Surga
Bersukurlah Pada Yang Kuasa
Cinta Kita Di Dunia
Selamanya…
Cinta Kepada Hidup
Memberikan Senyuman Abadi
Walau Ini Kadang Tak Adil
Tapi Cinta Lengkapi Kita
Laskar Pelangi
Takkan Terikat Waktu
Jangan Berhenti Mewarnai
Jutaan Mimpi Di Bumi
Menarilah Dan Terus Tertawa
Walau Dunia Takseindah Surga
Bersukurlah Pada Yang Kuasa
Cinta Kita Di Dunia
Farah Asyikin – Hello
11 November 2008
Hello
dapatkah kau mendengarnya
Hello ( 2x )
Gelombang suara yang bergetar
Terjermahan luahan rasaku
bagiku kau dan aku berasing dunia
cinta menyatukan cinta
juga bukannya segala
Korus
Dulunya kita bagai Rumi dan Juli
janji setia aaa….
bezanya kita bagai Zurah dan Marikh
mengertilah hello hello
Hello (2x)
Hello
gaya matangmu mempesona (Hello 2x)
sikap keanakan mencelakan
kumual kusesal kusesal
kau sering menyalahkan aku dan segalanya
tak pernah kau terlihat seksismu yang tercabar
Korus
Dulunya kita bagai Rumi dan Juli
janji setia aaa….
bezanya kita bagai Zurah dan Marikh
terpatrinya cinta
Cerminkan dirimu
era retak beribu
jarang pada kita begitu ketara
helah dan caramu
sering buatku kaku
sememangnya kita berbeza
berbeza
Bagiku kau dan aku berasing dunia
cinta menyatukan cinta
juga bukannya segala
Korus
Dulu kita bagai Rumi dan Juli
janji setia aaa….
kaburnya mata beza manikam jauhari
terpatrinya cinta
bezanya kita bagai Zurah dan Marikh
perang dunia aaa…
panas bagai sahara antartik
mengertilah
Hello.. Hello..
Afghan – Terima Kasih Cinta
11 November 2008
Tersadar, didalam sepi ku,
setelah jauh melangkah.
[#:]
Cahaya kasih mu, menuntun ku,
kembali dalam, dekap tangan mu.
[Reff:]
Terima kasih cinta,
untuk segalanya,
kau berikan lagi,
kesempatan itu.
Tak akan terulang lagi,
semua…
kesalahan ku,
yang pernah menyakiti mu.
Tanpa mu, tiada berarti,
tak mampu lagi berdiri.
[#] ~~ [Reff]
[Interlude]
[Reff]
Faizal Tahir – Coba
11 November 2008
coba kau dengar
coba kau coba
diam bila ku coba
untuk berbicara dengan kamu
pernahkah kau anggap
bila ku perlu tuk meluahkan rasa hati
dan bila kau bersuara
setia ku mendengar
agar senang kau merasa
chorus
siapa sebenarnya aku padamu
mungkin sama dengan teman lain
yang bisa kau buat begitu
dan bila
tiada lagi teman bermain
kau pulang mendapatkan aku
itulah aku padamu
coba kau lihat
coba kau coba
renung ke mata kau
bila ku kaku melihatmu
pernahkah kau ada
bila ku perlu tuk menyatakan rasa sakit dalam diri
dan bila kau perlu
setia ku menunggu
agar senang kau merasa
repeat chorus
maafkan kerana ku tak pernah
terlintas tuk menulis padamu
salahkan ku
tak mungkin lagi aku meminta
untuk kau mendengar
untuk kau melihat ke mataku
Suki feat Ahli Fiqir – Usah
28 Oktober 2008
Kau sering sendirian tanpaku
Jawab telefon pun kau tak mahu
Mengapa pula nak bicara kini
Bila dah tahu tiada yang sudi
Tak faham ke bahasa Malaysia
Nak Ku Ejekan satu persatu
Geli dengar benci ku lihat
Cukuplah kerna bilaku dah penat
Panggilan sayang
Takku perlu
Peluangmu dah berlalu
Usahlah kau bimbang
Ia takkan ku kenang
Uh Uh Uh
Maaf kau pinta
Hanya bila
kau bosan dan kesunyian
Hilangkan nomborku (ah ah ah)
Rahsiakan tuju mu
Kini tiada lagi ruang
Cukupah masaku kau buang
pentingkan diri tiada malu
Semuanya tentang dirimu mu mu
Ku syukur akhirnya begini
Tak perlu berkias dan beralas
Saat berlalu perlu ku kejar
Yang layu kan kembali segar
Nak ku alamai hidup dan nikmat
Cukuplah kerna bilaku dah penat
Rap:
Satu dua tiga empat
Mari sini rapat-rapat
Dengarlah ini cerita
Yang tercipta tentang cinta
Tiap detik ingin bersama
Tapi memang lumrah dunia
Indah membawa ke seksa
Si pelaku tak terasa
yang terkena terhiris
yang terkena menangis
Yangterkena nyanyi lagu
Dalam hujan dalam salju
Kita yang terseksa
Dia yang gembira
Bisikan yang dianiaya
Sungguh makbul doanya
Nubhan – Ada Untuk Mu
28 Oktober 2008
Di sana pungguk menanti
Mengharap bulan membalas rindu di hati
Di sini aku berdiri
Menunggu penuh dengan kesabaran
Tanpa manis madah
Janji yang puitis
Tuk persembahan
Hanya ketulusan
Sekeping hati suci
Aku
Berikan kasih
Kalau itu yang kau mahu dari ku
Aku
Berikan cinta
Untuk membahagiakan hari mu
Aku
Sayang dirimu (menyayangimu)
Biarpun nafas ku sampai terhenti
Estranged – Aurora
28 Oktober 2008
Aurora oh Aurora
penting kah kamu itu
kenapa aku terbeku
Aurora terlalu disanjungi
telah di tanya mengapa
kutatap berseri berwarna hijau
yg menawan sanubari
walaupun jauh..kamu dekat di hati
pandang aku menanti mu
Aurora kamu memberi, kembali mencari
Aurora oh Aurora
dari manakah kamu
kekal kamu sungguh jauh
Aurora oh Aurora
tidak ada gunimu
sanggup aku tetap menunggu
terdiam kerana berwarna ungu
kuputuskan biar bisu
walaupun jauh..kamu dekat di hati
pandang aku menanti mu
Aurora kamu memberi, kembali mencari
Malam ini aku sendiri
menumpu langit sambil berkata
gembira kamu di sana